Hukrim

TNI AL Amankan 7 Orang Calon PMI Non Prosedural di Tanjung Uban, 7 Lainnya Masih Diburu

PRIMETIMES.ID, BINTAN-
TNI Angkatan Laut dari tim F1QR Lantamal IV Tanjungpinang bersama tim F1 QR Lanal Bintan berhasil mengamankan 7 calon pekerja migran Indonesia (PMI) non prosedural di perairan Bintan.

Sebelum berhasil mengamankan ketujuh calon PMI non prosedural tersebut, sempat terjadi aksi kejar-kejaran dari tim F1QR Lantamal IV Tanjungpinang dengan satu untuk speedboat yang mengangkut para calon pekerja migran Indonesia secara ilegal di perairan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Hal tersebut disampaikan oleh Papen Lanal Bintan, Letda Laut (T) Ngarifin dalam keterangan persnya, pada Sabtu (16/9/2024).

“Speedboat tersebut mengangkut 14 orang. Yang berhasil kita amankan sebanyak 7 orang. Sementara sisanya termasuk tekong masih kita lakukan pengejaran,” ujarnya.

Penangkapan terhadap PMI non prosefural tersebut berdasarkan informasi yang didapatkan dari masyarakat serta hasil pengumpulan data intelijen.

Atas informasi dan data intelijen tersebut, tim gabungan F1QR Lantamal IV melaksanakan penyekatan terhadap pelaku pemberangkatan PMI non prosedural tersebut di perairan Kabil dan perairan Tanjung Uban.

Tim F1QR Lantamal IV menggunakan 2 speed HSC (High Speed Craft) melaksanakan penyekatan di sekitar karang Pasco.

Sedangkan tim F1QR Lanal Bintan melaksanakan peningkatan di perairan Tanjung Uban

Dalam penyekatan tersebut, tim F1QR Lantamal IV melihat speed boat berkecepatan tinggi tanpa nama sedang melintas.

Tim melaksanakan pengejaran terhadap speed boat yang membawa PMI non prosedur tersebut.

“Namun saat dilakukan pengejaran, speed boat PMI tersebut mencoba kabur. Kemudian tim F1QR melaksanakan pengajaran hingga terjadi aksi kejar-kejaran yang sangat sengit. Dan akhirnya speed boat sasaran masuk ke perairan Tanjung Uban, jelas Letda Laut (T) Ngarifin.

Tim F1QR terus melakukan pengejaran hingga speed boat yang membawa PMI tersebut masuk ke Sungai Gentong Tanjung Uban.

“Tekong speedboat tersebut langsung mengkandaskan speedboatnya di pelabuhan rakyat. Tekong dan PMI non prosedural tersebut langsung berhamburan kabur ke darat,” ujar Letda Ngarifin.

Saat ini tim F1QR telah mengamankan
speedboat berwarna hitam bermesin 200 PK. Speed boat tersebut berjenis fiber.

“7 orang calon PMI non prosedural tersebut saat ini telah diserahkan
ke Kantor Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri. Sementara untuk speedboat masih diamankan di Lanal Bintan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker