Nusantara

Perahu Mati Mesin Dan Bocor Dihantam Ombak di Tengah Laut, Satu Korban Tewas

PRIMETIMES.ID, MANADO-
Seorang warga Desa Kareko, Lembeh, Sulawesi Utara, Handrianto Tumewu, dilaporkan tenggelam di perairan Lembeh, Selasa (29/11/2022).

Kejadian bermula saat korban bersama temannya, Suharso, berangkat dari Desa Kareko menuju Desa Binuang untuk pembelian perahu.

Keduanya menggunakan perahu ke lokasi yang dimaksud. Akan tetapi baru di pertengahan jalan, perahu mati mesin dan dihantam ombak. Perahu pun mengalami kebocoran.

Korban dan temannya mencoba menyelamatkan diri masing-masing. Akan tetapi, korban tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam usai digulung ombak.

Saat kejadian, korban menggunakan kaos dan celana hitam. Korban sempat berteriak meminta tolong akan tetapi tidak ada perahu yang lewat di sekitar lokasi kejadian.

Basarnas yang menerima laporan kejadian tersebut langsung menerjunkan tim rescue dan membawa peralatan perahu karet untuk melaksanakan pencarian.

Korban dinyatakan hilang pada Selasa (29/11/2022) sekira pukul 15.10 WITA.

Warga sekitar sempat melaksanakan pencarian secara mandiri akan tetapi korban tidak ditemukan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, BPBD dan masyarakat setempat melakukan pencarian secara zig-zag.

“Pencarian difokuskan di sekitaran lokasi kejadian mengingat masyarakat memberikan info bahwa angin laut mengarah ke daratan, dan di sekitar lokasi juga terdapat keramba ikan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Manado, Monce Brury.

Pukul 11.45 WITA, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Korban ditemukan tersangkut di keramba milik warga dalam keadaan mengambang.

Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban dan membawa korban ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Monce Brury menegaskan bahwa selama dalam pencarian ini tim selalu waspada mengingat saat ini gelombang air laut sangat tinggi sehingga bisa tim menjadi korban.

“Kami mengapresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang terlibat di lapangan sehingga pencarian korban sangat cepat korban ditemukan. Setelah penemuan korban operasi kami tutup,” ujarnya.

(S: Humas Basarnas Manado)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker