Hukrim

Ha ha..Empat Pencuri Sukses Lakukan Aksinya di Toapaya, Polsek Gunung Kijang Juga Sukses Ringkus Mereka di Hang Nadim

PRIMETIMES.ID, BINTAN,
Empat pelaku tindak pidana pencurian GR (28 thn), Ju (42 thn), AE (37 thn) dan De (31 thn) berhasil diringkus oleh Tim Gabungan Satreskrim Polres Bintan dan Polsek Gunung Kijang.

Keempat pencuri tersebut sebelumnya telah melakukan aksi pencurian di rumah Arianto (28 thn), warga Kampung Simpangan KM 16, Toapaya Selatan, Bintan para Rabu (25/12) sekira pukul 11.00 WIB.

“Keempat pelaku kita tangkap tidak sampai 24 jam, meskipun sedang libur Natal,” ujar Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Agus Hasanudin didampingi oleh Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang P. Silalahi saat melakukan rilis resmi kasus tersebut di Mapolres Bintan, Jumat, (27/12/2019).

Menurut korban, kronologi berawal saat korban sedang berlibur di Singapore. Korban dikabari tetangganya bahwa rumahnya telah kemalingan.

“Mendapat informasi tersebut, korban pun langsung pulang dan memeriksa isi rumah sudah diacak-acak maling. Modusnya pelaku masuk rumah korban dengan cara merusak jendela dan mengambil uang dan perhiasan korban,” lanjutnya.

Korban pun segera melapor ke Polsek Gunung Kijang. Polsek Gunung Kijang dan Satreskrim Polres Bintan langsung bergerak cepat. Para pelaku sudah teridentifikasi dan diketahui hendak pergi ke Palembang melalui Batam.

Tim Gabungan tersebut berangkat ke Batam melakukan penyelidikan terkait pelaku pencurian tersebut.

“Didapat informasi bahwa pelaku berencana kembali ke Palembang lewat Bandara Hang Nadim. Kemudian anggota kita pergi ke ruang tunggu Gate 8 A tujuan Batam-Palembang,” kata Kasatreskrim.

Setibanya di ruang tunggu tersebut, polisi langsung menangkap keempat pelaku dan mengamankan barang bukti yang diduga ada hubungannya dengan aksi pencurian mereka guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Kita menyita uang tunai 71,8 juta rupiah, 18 perhiasan emas terdiri dari cincin, anting, gelang, liontin dengan berat total 106 gram. Kita juga menyita 1 tang dan 1 gembok besi,” ujarnya.

Keempat pelaku tersebut melanggar pasal 363 ayat 1 ke (4) dan ke (5) KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

(BUNG MANURUNG/LAEJB)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker